Sebelumnya selamat malam bagi para pembaca. Mumpung saya lagi online, maka saya sempatkan buat cerita sedikit mengenai pengalaman saya. Ini terjadi sekitar 3 tahun silam (lama banget pastinya), namanya juga kenangan. Dan kenangan ini masih melekat di dalam memory.
Waktu itu saya tinggal bersama saudara, karena saat itu kebetulan ibu saya lagi mencalonkan diri sebagai anggota DPR Provinsi. Jujur saya saat itu tidak setuju dengan pencalonan ibu saya. Maafkan saya ibu karena tidak ikut mensupportmu.
Langsung aja deh. Kejadian ini terjadi dua hari berturut-turut. Waktu itu saya ingin mengambil barang saya di rumah nenek dari ibu saya. Nah waktu itu pukul 8 malam dan waktu itu lagi malem minggu. Saya pergi bersama saudara saya untuk menuju rumah nenek. Pergi menggunakan motor Mio dengan kelajuan 40 km/jam. Saat sudah di pertengahan perjalanan, kami melihat ada polisi di jalan tengah malem gitu. Saya dan saudara saya waktu itu belum make helm, cuma waktu itu kami bawa. Saudara saya yang di belakang dengan cepat memakai helm, namun saya belum memakai. Karena saat itu saya musti ambil helm yang berada di kaki saya. Saat sedang mengambil helm, saya tidak lihat jalan, dan saudara saya tidak memperhatikan jalan. Pas udah dapet helmnya lalu mau saya pake tiba-tiba... Dubrak...... Saya dan saudara saya jatuh deket Rel kereta. Saudara saya jatuhnya tidak parah, sedangkan saya jatuh dengan dada menimpa batu besar. Lantas abis jatuh sempat gak bisa ngomong, karena sesak buat ngomong. Langsung orang sekitar pada nolongin. Berhubung gak parah, maka saya langsung kembali pulang. Dengan keadaan dada masih sesak buat bicara, dan sandal saudara saya hilang. Kami pulang dengan selamat hingga rumah, namun kami menutupi semua kejadian itu. Karena takut dimarahin euy. Itu kejadian awal.
Kejadian kedua lagi-lagi motor Mioku musti mengalami nasib sial. Saat itu saya sedang manasin motor pas pagi, tiba-tiba di kagetin sama temen. Lantas karena kaget saya menjalankan motor dengan tak terkendali, dan langsung gubrak... Ujung motor menabrak tembok dan membuat ujung motor jadi patah. Kali ini ingin saya servis buat diganti ujung motornya, tapi selalu dilarang.
Tadinya udah lupa ama memory ini. Cuma karena saya sering naik motor Mio yang nabrak itu, saya jadi sering inget kejadian itu. Karena sampai sekarang ujung motor Mioku masih rusak dan makin parah sekarang. Karena sering digunakan pada jalanan yang rusak, membuat ujung motornya jadi makin parah.
Ini adalah memory pertama kali saya jatuh dari motor. Ini semua terjadi karena saya sering ugal-ugalan naik motor.
Sekian dan Terimakasih
Search
Ketika ugal-ugalan membuat kenangan
05.07 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar